Koperasi Simpan Pinjam

Solusi Pinjaman di Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi Simpan Pinjam adalah badan usaha yang menjadi ciri khas Indonesia dan dinilai paling menguntungkan rakyat adalah koperasi. Sistem kerja koperasi yang mengutamakan kekeluargaan, musyawarah dengan mufakat, dengan kepemimpinan tertinggi ada di tangan anggota membuat tiap anggota koperasi merasa memiliki. Ada banyak jenis koperasi, salah satu jenis koperasi yang memudahkan adalah koperasi simpan pinjam.

Ya, sebenarnya, ada banyak jenis koperasi yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan. Namun, koperasi jenis simpan pinjam menjadi salah satu koperasi yang kini banyak dicari mengingat banyak orang yang membutuhkan modal untuk memulai usaha atau perlu meminjam uang untuk keperluan lainnya.  Saat ini, koperasi jenis simpan pinjam ini dapat dengan mudah kita temukan. Tidak hanya di kawasan pedesaan saja, koperasi jenis simpan pinjam ini juga masih populer di kota besar.

Dasar koperasi jenis simpan pinjam

Pembentukan koperasi jenis ini sudah diatur dalam undang-undang. Koperasi jenis ini harus memiliki pengelolaan uang yang bersifat terbuka serta sukarela. Sistem pengelolaannya dilakukan dengan cara demokratis dan mandiri. Seperti halnya prinsip koperasi pada umumnya, kekuasaan tertinggi tidak ada pada pimpinan pengurus, melainkan pada rapat anggota. Nantinya, tiap anggota akan mendapatkan SHU atau sisa hasil usaha yang diambil dari keuntungan koperasi setiap tahunnya. Pembagian haruslah memiliki konsep yang adil sesuai dengan keputusan yang sudah diambil bersama.

Ada beberapa modal yang menjadi penggerak koperasi, diantaranya adalah simpanan pokok anggota yang hanya dibayarkan satu kali oleh para anggotanya. Modal yang kedua adalah simpanan wajib yang dibayarkan secara rutin oleh anggota setiap bulan. Modal yang ketiga berasal dari simpanan sukarela yang dibayarkan dengan nominal sukarela seperti halnya tabungan. Modal yang keempat adalah dana cadangan yang merupakan uang SHU sisa yang tidak dibagikan. Sumber dana lain dapat dari pinjaman dan hibah.

Cara dan syarat pinjam uang di koperasi

Sebelum kita pinjam uang di koperasi, akan sangat penting untuk mengetahui cara pinjam di koperasi. Untuk dapat meminjam uang di koperasi, ada beberapa syarat pinjam uang di koperasi yang harus Anda penuhi. Adapun syarat yang paling utama adalah menjadi anggota koperasi. Untuk bisa menjadi anggota, tentunya kita harus mendaftar terlebih dahulu ke koperasi yang bergerak di bidang simpan pinjam terlebih dahulu.

Cara menjadi anggota koperasi biasanya cukup mudah, yaitu memiliki kesediaan untuk membayar simpanan wajib dan pokok, merupakan WNI, mendaftarkan diri sebagai perorangan dan bukan badan usaha, serta patuh terhadap AD/ART koperasi pilihan. Prosedur pinjaman biasanya disesuaikan dengan peraturan koperasi. Koperasi biasanya juga akan melakukan survey untuk mengetahui apakah orang tersebut layak mendapatkan pinjaman sesuai dengan yang diajukan. Bunga koperasi umumnya lebih rendah dibandingkan dengan bunga bank, sehingga banyak orang yang tertarik meminjam di koperasi. Ada juga koperasi yang memberikan layanan pinjaman dengan bunga flat dan pilihan bunga menurun  sehingga lebih menguntungkan.

Baca Juga: Pinjaman Uang Tanpa Riba, Keuntungan dan Pertimbangannya

Jika Anda ingin meminjam di koperasi, Anda harus mengikuti aturan koperasi simpan pinjam di atas. Jika Anda tidak dapat mengikuti aturan tersebut, maka Anda tidak akan bisa meminjam uang di koperasi. Bagi Anda yang merasa persyaratan di atas cukup rumit, ada juga alternatif pinjaman lain yang dapat Anda gunakan. Salah satunya adalah dengan sistem pinjaman uang online dengan monily.id. Monily.id memberikan kemudahan bagi siapa saja yang membutuhkan dana segar baik untuk tujuan konsumtif maupun sebagai modal usaha.