Pinjaman online dan stigma di sekitarnya

Pinjaman Online Dan Stigma Di Sekitarnya

Akhir-akhir ini pandangan masyarakat begitu negatif terhadap pinjaman online. Meskipun di sisi lain, tidak sedikit orang yang berpikir bahwa pinjaman online ini sangat berguna terutama saat berhadapan dengan masa-masa sulit.

Lantas, mengapa pandangan masyarakat bisa menjadi begitu negatif? Inilah jawabannya.

Stigma negatif terhadap pinjaman online ini terbentuk karena ulah beberapa orang yang tidak bijak saat mengajukan pinjaman online, sehingga menyebabkan mereka mengalami masalah keuangan. Sayangnya, orang-orang lebih fokus menyorot pihak pinjaman online saja, tanpa mempedulikan apa alasan sebenarnya dibalik itu semua terjadi.

Jika saja masyarakat mau membuka mata untuk membaca data, mereka pasti bisa mengetahui dengan jelas bahwa sebagian besar analisa menunjukkan bahwa lonjakan jumlah pinjaman online pribadi ini tumbuh setiap tahunnya. Jika pada tahun 2015, saldo pinjaman rata-rata adalah $ 72 miliar, maka jumlah ini meningkat dua kali lipat menjadi hampir $ 150 miliar pada tahun 2020. Saldo tersebut menjadi arus utama yang digunakan oleh orang-orang dari berbagai golongan dengan besar pendapatan, latar belakang etnis, dan agama yang berbeda.

Dengan statistik yang begitu bagus di luar sana, sekarang timbullah pertanyaan berikutnya. Dari mana semua berita netagif tentang pinjaman online itu berasal?

Jawabannya adalah media sosial dan televisi. Dua hal ini merupakan sumber informasi yang berperan besar menggiring opini publik. Tanpa memberikan berita yang berimbang, mereka lebih fokus dalam memberitakan pengalaman-pengalaman buruk dari pengguna pinjaman online tanpa menghadirkan sisi positif dari pinjaman online itu sendiri. Akibatnya stigma negatif di masyarakat pun terbentuk.

Beberapa Hal yang Harus Anda Tanyakan pada Diri Sendiri Sebelum Mengajukan Pinjaman Online

Borroer responsibly before you borrow money! Cukup sering mendengar kalimat itu, kan?

Sayangnya, kalimat itu hanya dianggap sebagai sebuah kalimat pemanis saja, kemudian dengan santainya mereka meminjam uang, setelah uang didapat mereka pun lalai dengan kewajibannya dalam membayar.

Padahal kalimat itu merupakan sebuah peringatan yang artinya “Mulai saat ini, Anda bertanggung jawab dengan proses pembayaran.”

Kalimat ini ada untuk membuat Anda berpikir.

Apakah saya benar-benar membutuhkan uang ini? Dan yang terpenting lagi, mampukah saya membayar kembali?

Hanya saja pertanyaan itu jarang timbul di kepala orang-orang yang ingin meminjam. Kalaupun ada mereka mengabaikannya. Sehingga muncullah masalah dalam proses pembayaran.

Mereka yang menerima pinjaman pribadi tanpa memikirkan dampak resiko yang bisa terjadi dalam jangka panjang. Salah satunya adalah kredibilitas yang buruk, baik itu di masyaraka, bank, ataupun dari perusahaan pinjaman online lainnya.

Siapa yang bisa menduga, bisa jadi dalam beberapa tahun ke depan Anda ingin mengajukan pembelian properti atau mengajukan hipotek untuk memulai bisnis, tetapi karena kredibilitas atau skor kredit Anda buruk, maka bank bisa menolak aplikasi yang Anda ajukan. Semua itu bisa terjadi hanya karena sebelumnya Anda pernah gagal menuntaskan pembayaran pinjaman online sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Di situlah bermulanya kata-kata pinjaman online menjadi hal yang membahayakan dalam pandangan masyarakat. Orang-orang yang tidak sepenuhnya paham ini kemudian melampiaskan kemarahan mereka kepada orang lain di sekitar mereka. Sehingga mengakibatkan orang-orang yang awalnya ingin mengajukan pinjaman cepat mengurungkan niatnya.

Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mengajukan Pinjaman

Seperti yang telah kita lihat, apa yang terjadi ketika pinjaman digunakan dengan cara yang salah. Anda dapat memutarnya dan memperbaikinya!

Bagaimana caranya?

Tidak sulit, kok. Mari pikirkan langkah-langkah berikut.

Buat anggaran yang dibutuhkan.

Buat rencanakan agar semuanya berjalan lancar.

Pikirkan tentang masa depan (bagaimana Anda akan meletakkan semuanya ke dalam perspektif)

Dan kemudian Anda dapat meminjam

Anggaran:

Sangat penting untuk melihat apa yang Anda miliki dan seberapa banyak yang Anda butuhkan. Beberapa orang membuatnya di perencana anggaran notebook atau beberapa di aplikasi. Buatlah di mana saja yang menurut Anda nyaman untuk dilakukan. Ini adalah poin utama untuk melihat bagaimana anggaran Anda terlihat secara keseluruhan. Bagilah berdasarkan kategori, itu akan membuat lebih jelas bagi Anda untuk melihat ke mana uang Anda pergi setiap bulan. Dengan begitu Anda dapat bergerak di sekitar “kebutuhan” Anda, sehingga dapat menguntungkan Anda.

Rencana:

Setelah mengetahui anggaran Anda, Anda dapat mulai merencanakan. Dengan anggaran yang siap, Anda dapat melihat berapa banyak yang dapat Anda belanjakan untuk setiap bagian dari pengeluaran Anda. Dengan begitu Anda tahu berapa banyak uang yang Anda harus dapat membayar pinjaman tunai. Karena itu, Anda juga tahu jumlah optimal yang mampu Anda pinjam.

Masa depan:

Dengan mengikuti anggaran dan rencana bulanan Anda. Anda dapat yakin bahwa Anda tidak akan merusak  diri Anda dengan aplikasi spontan untuk pinjaman uang tunai cepat. Dengan begitu Anda tidak akan salah! Karena Anda akan siap untuk mengurus keputusan Anda.

Jadi, dengan menerapkan lahkah-langkah tersebut, bisa dilihat “Andalah yang mengendalikan uang, bukan sebaliknya!”

Seperti Monily, misalnya.

Layanan kami tidak menginginkan hidup Anda menjadi sengsara. Tetapi sebaliknya, kami ingin Anda melakukan hal-hal yang ingin Anda lakukan. Dan secara keseluruhan, sukses dalam hidup. Jadi sekarang ketika Anda tahu apa yang harus dilakukan. Kapan pun Anda membutuhkan dorongan kecil itu, kami di sini untuk membantu Anda!